"Era Rezim Militer Sudah Berakhir!" | livetwit Pidato Muhammad Badie


KAIRO -- Hari Jumat (6/7) selepas sholat jumat, jutaan rakyat Mesir dari berbagai penjuru tumpah ruah turun ke jalan. BBC melaporkan jumlah rakyat Mesir yang mendukung Mursi mencapai 30 juta orang. Mereka mendukung kepemimpinan sah Presiden Mursi dan menolak tegas kudeta militer.

Pimpinan tertinggi Ikhwanul Muslimin Muhammad Badie muncul dan memberikan orasi dalam aksi massa pro Mursi di Rabaa, Kairo, Mesir.

Berikut kutipan isi pidato Badie seperti dilivetwitkan oleh @kaisar_el_rema:

Saya berlindung dari setan dan tentaranya yang terkutuk.

Allah lebih besar dari yang dzalim dan sang pengkhianat.

Kita adalah revolusioner yang akan terus menyelesaikan cita-citanya.

Kita telah bersama-sama berjuang menumbangkan Rezim Tiran hingga sampai kepada presiden yang kita banggakan.

Kita akan terus menduduki alun-alun seluruh Mesir sampai presiden kita angkat di pundak kita.

Wahai tentara Mesir kembalilah ke hati rakyat Mesir -(dan helikopter perang di atas kepala Rabah)

(Helikopter militer terus di atas kepada demonstran saat Badie memberikan orasi.)

Wahai militer kami yang agung, kembalilah ke barak kalian dengan tugas menjaga perbatasan negara.

Revolusi kami adalah damai dan itu lebih ampuh dari peluru dan tank.

Ini adalah akhir era militer dan tidak akan kembali lagi insya Allah.

Tidakkah kalian malu menangkap Majdi Akif, ini sungguh kriminalitas.

Kami dengan dada telanjang lebih kuat dari bedil. Kami dengan demonstrasi damai lebih kuat dari tank.

Apakah Anda yang di sini mendukung kudeta? (Inkonstitusional, jawab massa)

Pertama, saya mengajak dialog kepada semuanya. Ini ideologi kami. Telah dibuktikan pasca revolusi 25 Januari.

Kedua, jangan dengarkan media yang bohong. Lihatlah massa yang berkumpul di sini. Berikan kabar yang benar.

Ketiga, kepada syeikh besar Al-Azhar, Anda tidak mewakili umat Islam saat menyetujui kudeta. Rakyat Mesir bersama presiden sah.

Kepada Paus Koptik, jangan mengatas-namakan umat Koptik. Anda hanyalah icon saja.

Kepada SCAF panglima tertinggi kalian adalah Muhammad Mursi.

Kami akan maju terus. Tidak ada yang bisa menghalangi kami. Tidak juga bui.

Kami telah merasakan pemerintahan militer yang tiran, dan kami tidak akan menerimanya kembali.

Wahai Rabb semesta alam kembalikanlah presiden Mursi ke istana negara.

Kita sangat yakin dengan pertolongan Allah. Dialah Yang Maha Kuat.

Share this with short URL: